Saturday, 9 November 2013

VINH IN LOVE

Hallo..
saat ini aku pengen cerita tentang my favorite dancer/choreographer.
He is VINH NGUYEN


Start from this video "Vinh Nguyen & Cye Bongalos - NASTY"



yang bikin akhirnya aku makin kepo browsing dance video from VINH NGUYEN.

one of my favorite videos is Vinh Nguyen - Oh My Love 

Saking senengnya sama video ini,aku sok-sok tutorial gerakannya sama adek aku (david) di rumah biarpun sangat-sangat susah.
dan akhirnya kita paling jago pas bagian lempar handphone dan free style nya doang :D


Vinh yang berasal dari Vietnam ini selalu punya ciri khas dalam menari.Dia selalu totalitas dan sangat perfect.
Hip hop dance udah jadi bagian jadi dirinya.

Meskipun Vinh Nguyen bukan seorang dancer artis hollywood,tapi dia adalah seorang choreographernya artis-artis hollywood. thumbs up!
Vinh is a choreographer in Movement Lifestyle Studio Dance California,America.

dan Vinh juga sering melakukan dance camp or workshop tour ke berbagai negara bersama Movement Lifestyle










ada satu foto yang aku dapat dari instagram,This is Meko.
mungkin ini adalah anjingnya Vinh.



The funniest dance video from Vinh Nguyen is Fine China by Chris Brown

LOL :D


and two month ago,vinh bikin video baru bareng Keone Madrid dan Carlo Darang - Cabaret by Justin Timberlake


Video yang ini simple but so cool. ^^



Anyway the most important to share is about his girlfriend
"Stephanie Manuel"

aku ga tau kapan mereka mulai pacaran,but honestly it's makes me broken heart :'(
tapi biar gimana pun juga yang namanya fans mah harus mendukung idolanya.
ya,smoga kalian till the end of time deh.
I'll waiting your wedding card. :p


So,If you are fans from Vinh Nguyen





I come from Indonesia and I hoped you come to my country soon.
I LOVE VINH NGUYEN :)

Tuesday, 22 October 2013

VISKOSITAS

BAB I. PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Viskositas merupakan karakteristik dari suatu zat cair yang disebabkan karena adanya gesekan antara molekul –molekul zat cair dengan gaya kohesi pada zat cair tersebut. Gesekan – gesekan inilah yang menghambat aliran zat cair. Karakteristik ini penting pada proses industri untuk menentukan standar kualitas maupun standar kerja produk.
Viskositas larutan polimer adalah η. Jenis – jenis viskositas diantaranya viskositas relative, viskositas spesifik, viskositas intrinsic, dan viskositas inheren. Viskositas yang paling bermanfaat dan mudah dipakai karena bisa dengan berat molekul pada persamaan Mark-Houwink adalah viskositas intrinsik.
Faktor – faktor yang mempengaruhi viskositas suatu zat cair antara lain suhu, tekanan, konsentrasi larutan, dan berat molekul terlarut. Selain faktor – faktor tersebut peneliti meneliti pengaruh perbedaan pelarut pada selulosa untuk menentukan viskositas intrinsic dan nilai konstanta viskometrinya berbasis studi literatur.

1.2.Rumusan Masalah
1)      Pelarut apa yang mempunyai nilai viskositas intrinsic paling besar?
2)      Pelarut apa yang mempunyai laju degradasi yang paling kecil?

1.3.Tujuan
1)      Untuk mengetahui pelarut yang mempunyai nilai viskositas intrinsic paling besar.
2)      Untuk mengetahui pelarut yang mempunyai laju degradasi yang paling kecil.

1.4.Manfaat
1)      Dapat mengetahui pelarut yang mempunyai nilai viskositas intrinsic paling besar.
2)      Dapat mengetahui pelarut yang mempunyai laju degradasi yang paling kecil.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Selulosa
Secara kimia, selulosa merupakan senyawa dengan bobot molekul tinggi, strukturnya teratur, polimer linier dari unit ulang β-D-glukopiranosa. Karakteristik selulosa antara lain muncul karena adanya struktur kristalin dan amorf serta pembentukan mikro fibril dan fibril yang pada akhirnya menjadi serat selulosa. Sifat selulosa sebagai polimer tercermin dari bobot molekul rata-rata, polidispersitas dan konfigurasi rantainya.
Struktur selulosa terdiri dari unsur C,O,H yang membentuk rumus molekul (C6H10O5)n, dengan ikatan molekulnya ikatan hydrogen yang sangat kuat.
Gugus fungsional dari rantai selulosa adalah gugus hidroksil. Gugus –OH ini dapat berinteraksi satu sama lain dengan gugus –O, -N, dan –S, membentuk ikatan hidrogen. Ikatan –H juga terjadi antara gugus –OH selulosa dengan air. Gugus-OH selulosa menyebabkan permukaan selulosa menjadi hidrofilik. Rantai selulosa memiliki gugus-H di kedua ujungnya. Ujung –C1 memiliki sifat pereduksi. Struktur rantai selulosa distabilkan oleh ikatan hidrogen yang kuat disepanjang rantai. Di dalam selulosa alami dari tanaman, rantai selulosa diikat bersama-sama membentuk mikrofibril yang sangat terkristal (highly crystalline) dimana setiap rantai selulosa diikat bersama-sama dengan ikatan hydrogen(Anonim, 2012).

2.2. Viskositas
Viskositas adalah ukuran yang menyatakan kekentalan suatu cairan atau fluida. Kekentalan merupakan sifat cairan yang berhubungan erat dengan hambatan untuk mengalir. Viskositas cairan akan menimbulkan gesekan antar bagian atau lapisan cairan yang bergerak satu terhadap yang lain. Hambatan atau gesekan yang terjadi ditimbulkan oleh gaya kohesi di dalam zat cair (Yazid, 2005).
Faktor – faktor yang mempengaruhi viskositas sebagai berikut  (Bird, 1987) :
1)        Tekanan
Viskositas cairan naik dengan naiknya tekanan, sedangkan viskositas gas tidak dipengaruhi oleh tekanan.
2)        Temperatur
Viskositas akan turun dengan naiknya suhu, sedangakan viskositas akan naik dengan turunnya suhu. Pemanasan zat cair menyebabkan molekul – molekulnya memperoleh energi. Molekul – molekul cairan bergerak sehingga gaya interaksi antar molekul melemah. Dengan demikian viskositas cairan akan turun dengan kenaikan tempertatur.
3)        Adanya zat lain
Adanya bahan tambahan seperti bahan suspense meningkatkan viskositas air
4)        Ukuran dan berat molekul
Viskositas naik dengan naiknya berat molekul.
5)        Ikatan
Viskositas akan naik jika ikatan rangkap semakin banyak. Viskositas air naik dengan adanya ikatan hydrogen.
Jenis viskositas diantaranya viskositas relatif,viskositas spesifik, viskositas intrinsik, dan viskositas inheren. Viskositas relatif merupakan rasio viskositas larutan terhadap viskositas pelarut yang proporsional dengan pendekatan pertama untuk larutan encer ke rasio waktu aliranyang sesuai. Viskositas spesifik merupakan kenaikan fraksi (bagian) dalam viskositas.Viskositas intrinsik dapat diperoleh dari viskositas spesifik yang dibagi oleh kensentrasi dan ekstra polasi ke nol. Viskositas inheren digunakan sebagai indikasi pendekatan dari bobot molekul.Viskositas yang paling bermanfaat dan mudah dipakai karena bisa dihubungkan ke berat molekul pada persamaan Mark-Houwink adalah viskositas intrinsik (Steven 2001).
Ada beberapa macam viskometer untuk menentukan viskositas suatu zat cair, yaitu viscometer Oswald, viscometer Hoppler dan  viscometer cup bob. Viscometer yang digunakan dalam penelitian ini adalah viscometer Oswald. Metode Oswald ditentukan berdasarkan hukum Poiseuille menggunakan alat viskosimeter Ostwald. Penetapannya dilakukan dengan mengukur waktu yang diperlukan untuk mengalirnya cairan dalam pipa kapiler dari  x  ke  y. Cairan yang akan diukur viskositasnya dimasukkan ke dalam viskosimeter yang diletakkan pada termostat. Cairan kemudian dihisap dengan pompa ke dalam bola A sampai diatas tanda  x. Cairan dibiarkan mengalir ke  bawah dan waktu yang  diperlukan dan  x  ke  y  dicatat  (Yazid,Estein,2005).
Viskosimeter Ostwald terdiri dari bola dengan nilai batas atas (x)dan (y), yang terkait dengan tabung kapiler B dan bola tempat cuplikan C.  Volume cairan awal dimasukkan ke dalam bola C, kemudian dihisap ke A dan kemudian dilihat waktu alir dari cairan yang berada di antara x dan y. Kemudian perlakukan diulang untuk cairan yang lain. Tekanan yang terjadi selama mengalirnya cairan melalui kapiler B adalah sebanding dengan  hgp, dimana  h  adalah perbedaan tinggi diantara bola tempat mengalirnya cairan. Sebagai nilai awal  dan nilai akhir sama tiap kasus, dimana bergatung pada tekanan dan juga densitas cairan.

Dimana t1 dan t2 adalah waktu alir (Glastone,Samuel,1959).


2.3. Viskositas Intrinsik
Bilamana bahan polimer bercampur dengan suatu pelarut (cairan berbobot molekul rendah) terlebih dahulu akan terjadi peristiwa penggembungan, dengan molekul pelarut yang terdispersi di antara rantai polimer. Bila jumlah pelarut semakin besar, interaksi antar sesama rantai polimer menjadi semakin lemah dan akhirnya lepas sama sekali membentuk larutan polimer. Bobot molekul polimer dapat ditentukan dengan cara pengamatan sifat fisik larutannya, seperti ultrasentrifugasi, metode viskositas, dan teknik Kromatografi Permeasi Gel (GPC).
Salah satu karakteristik dari larutan polimer berbobot molekul tinggi dibandingkan dengan pelarut  murninya adalah kenaikan viskositas larutannya oleh
pertambahan konsentrasi. Karena berat/ukurannya yang besar, molekul polimer dalam larutan akan menurunkan mobilitas dan mempengaruhi sifat aliran campuran yang sebanding dengan jumlah molekul terlarut.  Karena itu, pengamatan perubahan
viskositas ini dapat digunakan untuk menentukan  bobot molekul polimer tersebut (Wirjosentono,B, 1995).

Viskositas intrinsik paling bermafaat dan mudah dipakai karena bisa dihubungkan ke berat molekul oleh persamaan empiris Mark-Houwink,

K dan a adalah tetapan karakteristik polimer-pelarut pada suhu tertentu(Stevens,M.P,2001).
Viskositas dari  suatu larutan kitosan diukur menggunakan viskometer. Viskositas spesifik dihitung dengan cara berikut :

η sp =  viskositas spesifik (detik)
t      =   waktu yang diperlukan untuk mengalirnya larutan sampel (detik)
to    =   waktu yang diperlukan untuk mengalirnya larutan solvent (detik)
Dengan cara ini akan diperoleh viskositas spesifik, yang tidak mempunyai satuan. Viskositas spesifik digunakan nilainya untuk penentuan viskositas intrinsik dan berat molekul. Berat molekul selulosa ditentukan berdasarkan viskositas  intrinsik menurut persamaan Mark-Houwink berikut ini :

[η]  = viskositas intrinsik ( ml/g)
K  =  Konstanta untuk pelarut (ml/g)
a  =  konstanta
M  =  berat molekul
Viskositas intrinsic selulosa dapat ditentukan apabila nilai K dan a untuk pelarut yang digunakan telah diketahui. Persamaan Mark-Houwink dengan harga tetapan yang bersangkutan hanya berlaku untuk polimer rantai lurus. Hubungan viskositas intrinsik dengan bobot molekul untuk polimer cabang dan kopolimer  memerlukan persamaan yang lebih rumit.  Percabangan pada rantai polimer akan menaikkan rapatan segmen dalam gulungan, sehingga rantai ini mempunyai volume-hidrodinamis yang lebih kecil. Akibatnya, mobilitas molekul rantai cabang akan lebih besar (mempunyai viskositas intrinsik lebih kecil) dibanding dengan rantai lurus  berbobot molekul sama (Wirjosentono,B,1995).

Thursday, 18 April 2013

“You are the winner”


Ini adalah rahasia dibalik proses fertilisasi. Pertemuan antara sebuah sperma dan sebuah ovum ditempat yang sangat rahasia,gelap,hangat namun nyaman. Pertemuan yang hanya Tuhan yang menjadi saksinya.
Saat sebuah ovum meloncat dari rumah tempat ia dibesarkan (ovarium),saat itulah dimulai serangkaian kejadian yang sangat penuh rahasia. Akankah ia bertemu dengan pujaan hatinya (sperma), ataukah akan hancur menjadi debu tanpa berarti apa-apa buat dunia (menstruasi).

Sementara di luar sana, menunggu puluhan juta sperma,berbondong-bondong ingin mendekati ovum. Bukanlah hal yang mudah untuk dapat mencapai ovum dan membuahinya, karena penghalang alamiah siap merintangi dan menghabisi mereka dalam perjalanan menuju ovum. Derajat keasaman cairan vagina yang sangat rendah akan membunuh lebih dari separuh dari jumlah keseluruhan sperma.
DIantara sperrma banyak juga yang bergerak tanpa orientasi,berputar-putar dan masuk pada area yang salah.. mana mungkin dapat bertemu dengan ovum?
Sperma yang cerdas tidak akan memilih tempat yang salah, sperma yang kuat dan tahan terhadap semua hambatan, sperma yang focus pada tujuan akan tetap pada cita-cita awalnya  yaitu menemui ovum.

Dari sekian juta sperma yang ada mungkin hanya berkisar beberapa ribu sperma saja yang punya kualitas unggul seperti yang didambakan oleh ovum. Namun yang berhak untuk menikahinya hanyalah the best of the best.
Persaingan belum dimulai. Pertemuan di gang sempit (tuba falopii) itu sangat di rindukan oleh semua sperma peserta. Hanya satu sperma yang paling kuat,tangguh,berani dan terpilihlah yang akan berhasil.

Inilah proses kejadian selanjutnya. Saat mencapai titik akhir,ketika sperma sudah sampai pada ovum,kekasihnya :D sperma masih harus berjuang keras untuk dapat masuk menembus kulit telur yang tebal dengan berbagai-bagai macam cara, berputar dengan gerakan mengebor,mengerahkan seluruh tenaganya sampai dapat menembus kulit ovum yang tebal.

Apa yang terjadi selanjutnya????
Ovum tidak segera menerimanya. Sperma harus melindungi dulu wilayahnya,dia harus memberi pagar di sekeliling ovum untuk mencegah sperma lain memasuki wilayah kekuasaannya. Sperma harus mengeluarkan ajian (zat kimia berupa enzim hialoronidase) yang harus di sebarkan di seluruh permukaan ovum. Ajian ini akan menghalangi sperma lain yang menjadi saingannya terpental dan gagal total. Dan kemenangan pun dirayakan..

Sperma harus menunggu..
Ovum mempersiapkan diri, melakukan pembelahan meiosis yang kedua, sebelum bertemu dengan kekasihnya,sang juara.
Saat pertemuan tiba,tak ada kecongkakan sedikitpun pada diri sperma atas kemenangannya. Dia tanggalkan semua jubbah kemewahan dan hanya inti selnya saja yang melebur dengan inti ovum. Smeua atributnya dia tinggalkan diluar.. ekor,kepala dan semua senjata.

Penyatuan terjadi dengan cepat, penyatuan diikuti pembelahan berkali-kali. Dari satu menjadi dua,menjadi empat,delapan,enam belas,tiga puluh tiga… sampai tidak terhitung.
Berkembanglah zigot menjadi morula..blastula..gastrula…sampai membentuk 3 lapisan embrional,lapisan luar (ektoderm) akan berkembang menjadi kulit dan alat indra. Lapiran tengah (mesoderm) menjadi otot,kulit dan saraf. Lapisan dalam (endoderm) menjadi organ/alat-alat visceral.

Jadilah janin dengan tubuh yang lengkap lahir ke dunia.
Amazing,bersyukurlah atas itu.
Kita semua dilahirkan sebagai pemenang. :)

God is awesome.

Friday, 12 April 2013

"Jatuh Cinta versi Komputasi"

JATUH CINTA,
mungkin itu kata yang bisa gw ungkapkan saat pertama kali bertemu mata kuliah Kimia Komputasi.
bukan hanya karna kuliah dan praktikumnya menggunakan komputer/laptop,tapi juga karna dosennya yang kece bikin gw makin betah ikut kuliah Kimia Komputasi. :D


Dr.Ponco Iswanto,M.Si
itulah nama dosen favorite gw dan gw rasa dia satu-satunya dosen yang paling cakep dan putih se-MIPA :D
Dosen kece yang satu ini menggeluti bidang Kimia Fisik (bidang yang akan gw geluti juga nanti,amin). Berbakat di bidang komputer jugalah yang bikin Bapak dari 3anak ini mendalami Kimia Komputasi di Austria serta langsung menerapkannya menjadi sebuah mata kuliah pilihan di kampus gw. Meskipun peminat mata kuliah ini masih sedikit,tapi itu yang gw cari. hahaa.. karna biasanya yang jarang diminati sekarang bisa jadi "sesuatu" nantinya. Istilah kata gw udah lebih bisa dari apa yang temen-temen gw ga bisa skarang. ya, satu langkah lebih majulah dalam hal Komputasi.

Makin cintanya gw sama matkul ini,karna segala sesuatunya dilakukan di depan laptop/komputer (hal yang paling jarang dilakukan sama anak kimia yang biasanya di laboratorium). unik kan? Kimia Komputasi ga memerlukan alat dan bahan dalam praktikumnya karna semua secara sistematis ada dalam komputer/laptop. Yang artinya kalo mau TA (Tugas Akhir) tentang Kimia Komputasi jauh lebih murah (hemat biaya), karna cuma bermodal laptop doang. ;)

Gw juga seneng berlama-lama di depan laptop,ya walaupun kadang kerjaannya cuma online,nonton film,ngedit foto sama nulis-nulis yang ga jelas. tapi gw udah ngerasa sehati sama teknologi yang satu ini.
gw sadar basic kimia gw masih kurang di banding temen sekelas yang lain,tapi kalo di komputer gw bisa, pasti masih ada jalan buat gw jadi sarjana di kampus gw.

Bersama Pak Ponco (dosen kece favorit gw), gw yakin gw bisa menguasai semua materi dan praktikum Kimia Komputasi dan gw berharap saat TA (Tugas Akhir) nanti bisa ngambil tentang Kimia Komputasi dan dibimbing sama dia. amin. :)

God bless me.

Friday, 26 October 2012

Mencintai Hingga Terluka


Mencintai adalah sebuah pilihan yang ditujukan kepada obyek tertentu. Berarti kita memberikan kasih,perhatian,penguatan,pengayaan bagi obyek tersebut. Namun,bukannya seringkali yang sering kita cintai itu bukan obyek,melainkan Subyek? Yang kita cintai adalah manusia yang punya cara berpikir,karakter,kebiasaan dan latar belakang yang mungkin bisa sangat berbeda dari kita.


Ketika kita berhadapan dengan subyek kasih,keberadaan SAYA dan SUBYEK kasih itu kadang menjadi kendal cinta atau kash itu dapat diterima dengan baik.


Kendala berupa cara berkomunikasi saja dapat menimbulkan “luka” yang tidak menyenangkan. Inilah “luka-luka yang timbul dalam sebuah relasi,yang kadang menimbulkan ketakutan,keresahan dan keengganan untuk terlibat di dalamnya.


Namun bukankah obat luka itu juga tersedia dalam sebuah relasi? Obat luka-luka itu adalah kata maaf,pengampunan,senyuman,pengertian dan penerimaan. Ketika luka karena perkataan yang salah,di perhadapkan dengan obat yang bernama maaf dan pengampunan,maka luka itu akan sembuh, dan ajaibnya kasih dan pengertian justru bertambah. Luka-luka akan mengering dan sel-sel baru dari cinta akan tumbuh menutup luka-luka menggantikan dengan keindahan yang baru.


Karena cinta,Yesus mau datang ke dalam dunia. Sejak awal kedatangan-Nya ada banyak luka yang diderita-Nya. Penolakan,kata-kata tajam,kesalahpahaman,kebencian,fitnah,bahkan penghianatan yang kejam. Karena cinta Yesus bahkan harus menerima cambukan,tusukan duri di kepala-Nya,diludahi,diseret,memikul kayu yang kasar,bahkan dipakukan di salib kayu. Yesus lakukan semua itu karna cinta-Nya. Cinta Yesus itulah yang kemudian menganugerahkan sel-sel dalam diri manusia berkembang,dan memampukan manusia meresponi kasih illahi itu.


Karen cinta-Mu,Tuhan...
maka cinta manusia kembali memiliki arti.


Ajar kami untuk mencintai...

Monday, 22 October 2012

Prayer! He is always listening :)






BERDOALAH......
pada DIA yang menjadi
tumpuan segala doa
yang MEMAMPUKAN aku
yang TIDAK BERDAYA



DIA....
yang TAK PERNAH LELAH
mendengarkan permohonanku

Semoga....
KERESAHAN menjadi KETENANGAN
KEMUSTAHILAN menjadi KENYATAAN
dan KETIDAKMUNGKINAN menjadi HARAPAN






__Yohanes 17:6-12__

Friday, 13 April 2012

Kau T’lah Ubahkan - Jacqlien Celosse

Semua yang kumiliki
Kupersembahkan kepadaMu
Sungguh besar anugrahMu
Bertahta dihidupku
Kasih setiaMu Bapa
Memulihkan hati yang luka
Hanya Engkau yang mengerti
Semua beban yang terjadi

Reff:
Kau t’lah ubahkan
Cara hidupku
Oleh kuasa darahMu yang kudus
Kudipulihkan kudiberkati
KasihMu sungguh
Nyata didalamku